MIO Siapkan Skema Publikasi Kerja Sama untuk Pemerintah Daerah
MIO Indonesia menyiapkan skema publikasi kerja sama bagi pemerintah daerah yang ingin menyampaikan program layanan publik melalui media anggota, dengan label konten kerja sama yang jelas bagi pembaca.
Skema tersebut dipaparkan Direktur Kemitraan MIO, Bagus Santoso Wibowo, pada Kamis (1/10/2026) di Jakarta dalam diskusi bersama pengelola media anggota.
Menurut Bagus, banyak pemerintah daerah membutuhkan saluran untuk menyosialisasikan program, mulai dari layanan kesehatan hingga jadwal pelayanan administrasi kependudukan. Media lokal dinilai paling dekat dengan warga sasaran program tersebut.
"Informasi layanan publik harus sampai ke warga. Media lokal punya pembaca yang tepat, tinggal bagaimana kerja samanya diatur secara profesional," ujar Bagus.
Label Wajib, Redaksi Tetap Independen
Bagus menegaskan, seluruh konten hasil kerja sama akan diberi label yang tegas sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Kerja sama publikasi juga tidak boleh memengaruhi pemberitaan kritis media terhadap instansi yang sama.
"Konten kerja sama adalah satu hal, liputan redaksi adalah hal lain. Pagar api antara keduanya tidak bisa ditawar," kata Bagus.
Dalam skema ini, instansi mengajukan permohonan melalui halaman Ajukan Kerja Sama. Tim MIO kemudian menyusun rencana publikasi dan membagi pekerjaan kepada beberapa media anggota yang relevan dengan wilayah sasaran.
Setiap media yang terlibat menerima bagian nilai kerja sama sesuai pekerjaan yang diselesaikan. Seluruh proses, dari pengajuan hingga pembayaran, tercatat dalam sistem sehingga dapat diaudit.
Bagus menambahkan, MIO juga menyiapkan panduan bagi media anggota dalam menulis konten kerja sama. Panduan itu mengatur penulisan label, larangan klaim yang tidak dapat dibuktikan, serta kewajiban mencantumkan sumber data yang digunakan instansi.
Ketua Umum MIO, Rahmat Hidayat, berharap skema ini membuka sumber pendapatan baru bagi media daerah yang selama ini sangat bergantung pada iklan.
"Kami ingin kerja sama dengan instansi berjalan transparan, tercatat, dan adil bagi semua media yang terlibat," tegas Rahmat.
Skema publikasi kerja sama ini direncanakan mulai menerima pengajuan pada triwulan pertama 2027. Instansi yang berminat sudah dapat berkonsultasi dengan tim kemitraan MIO sejak sekarang.
