Lewati ke konten
Siaran Pers

Jejaring MIO Kini Mencakup Sepuluh Media Anggota di Sepuluh Kota

MIO Indonesia mencatat sepuluh media siber telah resmi menjadi anggota dan aktif mengirimkan ringkasan berita ke layanan agregator MIO, tersebar dari Medan di barat hingga Jayapura di timur Indonesia.

Intan PermatasariRabu, 28 Oktober 2026 · 10:30 WIB2 menit baca
Peta sebaran media anggota MIO yang dipaparkan dalam konferensi pers di Jakarta.
Peta sebaran media anggota MIO yang dipaparkan dalam konferensi pers di Jakarta. (Dok. MIO)

Capaian tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal MIO, Ratna Kusumawardani, dalam konferensi pers pada Rabu (28/10/2026) di Jakarta. Kesepuluh media itu telah melewati tahap verifikasi dokumen badan hukum dan pemeriksaan situs.

Media anggota tersebut adalah Kabar Nusantara (Jakarta), Suara Rakyat (Bandung), Warta Timur (Surabaya), Media Andalas (Padang), Bali Ekspres (Denpasar), Borneo Post Digital (Pontianak), Sulawesi Today (Makassar), Jogja Terkini (Yogyakarta), Medan Bicara (Medan), dan Papua Pos (Jayapura).

"Angkanya memang belum besar, tetapi setiap media yang masuk sudah kami periksa satu per satu. Kami memilih tumbuh pelan asal kualitasnya terjaga," ujar Ratna.

Verifikasi Bertahap

Kepala Divisi Verifikasi Media MIO, Siti Aminah Rangkuti, menjelaskan bahwa calon anggota wajib berbadan hukum, memiliki susunan redaksi yang jelas, dan mencantumkan pedoman media siber di situsnya. Media juga harus aktif memperbarui berita secara rutin.

"Kami tidak hanya melihat berkas. Tim kami membuka situsnya, membaca beritanya, dan memastikan alamat redaksinya bisa dihubungi," kata Siti.

Menurut Siti, saat ini masih ada sejumlah media dari Sumatera, Kalimantan, dan Nusa Tenggara yang sedang menjalani proses verifikasi. Jadwal verifikasi periode berikutnya akan diumumkan melalui kanal Pengumuman.

Ratna menambahkan, jumlah media anggota, provinsi, dan berita yang teragregasi akan ditampilkan otomatis di beranda MIO. Angka tersebut diambil langsung dari data media yang telah disetujui sehingga selalu mutakhir.

Proses verifikasi rata-rata memakan waktu dua hingga tiga pekan sejak berkas dinyatakan lengkap. Media yang belum lolos menerima catatan tertulis dan dapat mendaftar kembali setelah melakukan perbaikan.

Seluruh berita dari media anggota dapat dibaca dalam bentuk ringkasan yang ditautkan ke situs asli. Dengan cara ini, kunjungan pembaca tetap mengalir ke media sumber.

"Target kami sederhana: setiap provinsi punya setidaknya satu media anggota yang beritanya bisa dipercaya. Pintu pendaftaran terbuka untuk media yang siap memenuhi syarat," tegas Ratna.