Borneo Post Digital Resmi Kirim Berita ke MIO dari Pontianak
Borneo Post Digital menjadi media anggota MIO Indonesia pertama dari Kalimantan Barat yang menuntaskan proses orientasi, sehingga berita-berita dari Pontianak kini tampil di layanan agregator MIO.
Orientasi berlangsung pada Rabu (14/10/2026) di kantor redaksi Borneo Post Digital, Pontianak, didampingi Kepala Divisi Verifikasi Media MIO, Siti Aminah Rangkuti, dan tim teknologi MIO.
Selama orientasi, redaksi Borneo Post Digital mempelajari cara mengirim ringkasan berita, mengelola akun penulis, memantau statistik kunjungan, hingga membaca laporan bagi hasil di dasbor media.
"Orientasi ini penting agar media tidak sekadar terdaftar, tetapi benar-benar siap memakai semua fitur sejak hari pertama," ujar Siti.
Berita Perbatasan dan Sungai
Pemimpin Redaksi Borneo Post Digital, Rizky Aditya, mengatakan pihaknya akan fokus mengirim berita seputar wilayah perbatasan, transportasi sungai, dan ekonomi warga di pedalaman Kalimantan Barat.
"Isu perbatasan jarang dibaca orang di luar Kalimantan. Lewat jejaring ini, kami berharap cerita warga perbatasan sampai ke pembaca di kota lain," kata Rizky.
Siti menjelaskan, setiap berita yang dikirim tetap tayang lengkap di situs Borneo Post Digital. Layanan agregator MIO hanya menampilkan ringkasan dan mengarahkan pembaca ke situs tersebut.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah jurnalis menanyakan aturan foto dan hak cipta. Siti menegaskan bahwa foto yang dikirim harus milik media sendiri atau memiliki izin penggunaan yang jelas, dan setiap foto wajib dilengkapi keterangan.
"Kredit foto bukan formalitas. Itu bentuk penghargaan bagi fotografer dan perlindungan bagi media," tegas Siti.
Tim teknologi MIO juga membantu redaksi menyesuaikan ukuran gambar dan memeriksa kecepatan pengiriman dari kantor redaksi. Hasilnya, ringkasan berita dapat dikirim dengan lancar meski koneksi internet di beberapa wilayah liputan belum stabil.
Dengan bergabungnya Borneo Post Digital, jejaring MIO kini menjangkau Pulau Kalimantan. MIO menargetkan media dari provinsi lain di Kalimantan menyusul pada tahun depan, seiring dibukanya periode verifikasi media calon anggota secara berkala.
